Berharap Kita Kembali "secepatnya"

Entah ini mencerminkan sikap sombong atau angkuh atau apapun itu.
Tapi terlepas dari itu aku hanya ingin meyakinkanmu bahwa aku adalah orang yang kau nanti seumur hidupmu, aku adalah orang yang akan menemanimu senang ataupun susah, aku adalah orang yang pertama memikirkanmu sepanjang waktu, orang yang selalu menanyakan khabarmu di awal jam berbunyi, orang yang selalu mengkhawatirkanmu walaupun kamu hanya tergores oleh jarum, orang yang ada di depanmu saat badai menghantammu, orang yang  ada di belakangmu saat topan mengejarmu, orang yang mampu mempertaruhkan nyawanya dengan cuma-cuma hanya untuk membuatmu tersenyum, orang yang selalu membelamu di saat mereka menghinamu, orang yang selalu percaya penuh saat mereka mengklaim kebohonganmu, ORANG YANG TAK AKAN MEMBIARKANMU TERALIHKAN OLEH "DIA".

Cepatlah kembali seperti waktu itu, dimana kita hanya kita, tidak ada siapapun diantaranya.
READMORE
 

Untuk Kalian Yang Tidak Tahu Kami

Kalian boleh berkata bahwa saya tidak sopan, sebab pakaian saya yang tidak senonoh di hadapan kalian.
Kalian boleh berkata bahwa saya kurang mempunyai sikap baik, sebab dandanan saya yang tidak karuan.
Kalian boleh berkata bahwa saya pemalas, sebab postur tubuh saya yang besar, yang mencerminkan saya hanya menghabiskan waktu dengan makan dan tidur.
Kalian boleh berkata bahwa saya tidak punya masa depan, sebab sampai saat ini saya masih belum mendapatkan pekerjaan.
Kalian boleh berkata bahwa saya saya tak akan sukses, sebab untuk lulus saja saya sulit.
TAPI JANGAN BERKATA BAHWA SAYA TIDAK PANTAS UNTUK DIDAMPINGKAN DENGAN BUAH HATI KALIAN. SEBAB SAYA MEMILIKI BANYAK CARA UNTUK MENGHAPUS SEMUA PERKATAAN BURUK ANDA KEPADA SAYA.
READMORE
 

Tak Akan Lagi

Tepat di kursi ini
dimana kamu berbaring di paha ku dan menunggu ku untuk segera menyelesaikan download'an ku yang entah itu keberapa.
kau masih selalu setia menunggu, dan tetap mengatakan "selesaikan ja dulu, hanyar kita bulik (selesaikan aja dulu, baru kita pulang)".
Entah aku berfikir seperti apa, hingga waktu itu aku membuatmu ingin tidak melakukan hal yang serupa, bahkan tidak ingin mengulangi semua kegiatan dengan bersama.
Aku tau, itu semua kesalahan terbesarku, sama sekali aku tidak memandang engkau ada, sama sekali aku tidak sadar bahwa kamu di belakangku menantiku, sama sekali aku tidak memperjuangkan kita, bahkan lebih sering aku yang mengeluarkan kalimat "kita selesai" walaupun tidak semata-mata aku mengatakan itu, dengan perkataanku, sikapku kepadamu, peduliku, aku sadar itu.

Maaf, aku minta maaf, entah bagaimana aku memintanya, entah bagaimana aku mengulanginya, entah bagaimana aku meng"ada"kan kita. Aku ingin kembali.
Aku membatu, aku kaku, membiru terbujur kaku dan entah aku harus bagaimana, parah. Ditambah lagi kau lebih memilih seseorang yang lain dari aku sewaktu itu.

Tapi lagi-lagi, Kamu yang selalu dan selalu menguatkan aku, kamu yang selalu mempertahankan kita, kamu yang selalu menunggu aku, kamu yang selalu sabar dengan berdiri dibelakang ku berkata "aku masih mengharapkan ikam (aku masih mengharapkanmu)".
Sungguh besar hatimu buatku, sungguh banyak rasa itu kepadaku, sungguh sungguh dan sungguh.

Sesaat setelah aku tau itu, entah mengapa rasa untuk kita kembali.
kamu yang selalu mendapatkan perlakuan "jahat" dariku senantiasa menerima ku kembali dengan menuntunku mengajaku kita.

Semua salahku semua karena aku, aku tau itu, aku tak akan mengulanginya lagi. Aku selalu untukmu.

aku hanya ingin mengatakan; maafkan aku sepenuhnya, ijinkan aku memperbaiki semua, akan aku persembahkan Nafas Terakhirku UntukMU.
Tak peduli engkau telah menceritakan SERIBU BURUK tentangku kepada mereka, tapi mulai hari ini akan aku buktikan aku punya SEJUTA BAIK untukmu.
READMORE
 

Surat pertama ku dari dia

Hai boreeeeeeee..
Apa kabar? aduh, kangennya diriku pada dirimu, dah hampir empat bulan sejak pertemuan terakhir kita d travel itu.
huhuhuhu....

lagi apa ne? pasti lagi baca suratku. Hehehe...
semoga berguna hapenya lah sayang, maaf hape buruk belum kawa nukari yang hanyar apalagi BB (ehem, handak pamer BB ae dulu..)
Tapi hape toe banyak kenangannya looohhhh... Nukarnya pake duit gratisan beasiswa dari unpar toe, hanya orang2 terpilih yang kawa dapat beasiswa di situ.
eh, hapenya pake kode jadi kalo dah sampai sms tanya kodenya yank...

Btw, salam pake thimus n keluarga, walopun aku kda kenal buan sidin, tapi buan sidin dah berjasa banar menjaga cinta d sana apalagi menjaga timbunan lemak di parut cina biar kada bkurang. Ahahaha...

ya sudah, aku dak begawe dulu lha sayang... Biar kawa nabung, biar kawa dapat gaji ganal, biar kawa ke jogja lagi, trz makan2 lagi deh, trz naek 2 kilo lagi deh..

mudah2an kita sehat semuanya. mudah2an lakas bedapatnya. (Aamin).

I LUV U... mmuacchh... lagi gen. Mmmuaaaaahh.. Sekali lagi, mmmuuuaaah... Masih pengen, mmmmuuuaahhh...
ehehehe...
READMORE
 

Siang Malam Terbalik

Hingga sekarang, mata masih belum bisa terpejam.. Terasa sangat terang benderang malam ini, mungkin hingga esok atau hariku esok akan terbalik, Siang menjadi Malam dan Malam ini ku jadikan Siang utuk besok. Rutinitas seharusnya sudah menunggu untuk minggu ini setelah dua minggu ini terbengkalai, apa harus kehilangan satu hari.. Sepertinya tidak bisa.. Badan tak mampu menanggungnya, badan ku sudah rentan, tak seperti dulu lagi...
READMORE
 

Terdiam

Tentang yang barusan sangat membuatku memikirkannya, entah mengapa bisa dikatakan benar tetapi salah juga benar. Aku tak tahu harus berkata apa lagi, aku sudah berusaha sebaik mungkin dari awal hingga saat ini dan akan terus mencoba hingga akhir. Tolong tuhan, bantu kami, hilangkan semua ini dan jadikanlah semua menjadi sempurna. Memang benar aku tidak lelah tetapi dia miliku berkata lelah jika harus terus seperti ini. Ingin ku lepaskan ini dari kita, tapi bagaimana caranya? semua mengalir begitu saja, tak bisa ditahan bahkan entah kapan akan datang lagi. Oke, cukup sampai di sini aku salah, besok aku benar, benar, dan benar. amin.
READMORE
 

"I WANT TO BE A SOLDIER"

....Aku ingin selesaikan "Esai" ini. Aku ingin menjadi orang baik untuk membuat dunia lebih baik, tetapi banyak orang merusak dunia, saatnya aku memperbaikinya, tetapi aku berkelakuan buruk. Kamu minta aku tidak berkelahi, tetapi kau menunjukan cara berkelahi, tidak pernah berhenti.  Padahal kamu juga memberitahu aku bahwa membunuh itu buruk. Kamu juga minta planet ini bersih, bagaimana dengan mu? kamu melakukan hal seperti menhukum aku. kamu beritahu aku harus tidak meninggalkan sesuatu di piring aku, tapi kamu selalu membuang makanan.. karena kamu dunia menjadi tempat menjijikan, jadi aku tidak tahu apa yang kamu keluhkan, semua yang aku tahu aku belajar dan pelajari dari kamu....
READMORE